Hidup adalah Apa yang Kamu Jalani Hari Ini

Kemarin adalah Pelajaran dan Esok Adalah Sebuah Harapan.

Categories

Ketekunan Adalah Kekuatanmu

Apa yang kamu raih sekarang adalah hasil dari usaha – usaha kecil yang kamu lakukan terus – menerus. Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bia kita yakin pada tujuan dan jalan kita, maka kita harus memliki ketekunan untuk tetap berusaha.

Bayarlah Sewa Anda Di Bumi

Coba ibaratkan hidup di dunia seperti kost atau menginap di hotel, berapa yang seharusnya sudah kita bayar kepada-Nya sebagai pemilik tempat kita tinggal? Belum lagi jika ditambah fasilitas udara gratis, air hujan, pemandangan alami berupa langit dan bintang gemintang di langit.

Saya Seorang Remaja

Remaja menurut banyak orang merupakan masa yang paling indah. Namun dibalik keindahan masa remaja terdapat suatu kekhawatiran yang luar biasa. Karena masa remaja merupakan masa peralihan menuju masa kematangan, dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa.

7 Cara Atasi Rasa Malu

Sifat pemalu biasanya membuat seseorang kehilangan kesempatan, kurang mendapat kesenangan dan terkucil dari hubungan sosial. Sifat pemalu dapat membawa banyak kerugian.

Ilmu Tentang Cinta

Tulisan ini terinspirasi dari kesadaran saya akan setiap maha karya kreatifitas manusia di dunia, dari mulai lagu, mitos dan dongeng, hingga berbagai kreasi lukisan, pahatan serta arsitektur.

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

DUNIA ANAK, BUKAN DUNIA DEWASA


DUNIA ANAK, BUKAN DUNIA DEWASA
BUKAN DUNIA YANG PENUH TIPU MUSLIHAT
BUKAN DUNIA YANG PENUH AMARAH
BUKAN DUNIA YANG PENUH PERILAKU SETAN

DUNIA ANAK, BUKAN DUNIA DEWASA
DUNIA YANG PENUH KEPOLOSAN
DUNIA YANG PENUH FANTASI
DUNIA YANG PENUH KASIH SAYANG

DUNIA ANAK, BUKAN DUNIA DEWASA
JANGAN RASUKI DUNIA ANAK DENGAN DUNIA DEWASA
JANGAN PAKSAKAN DUNIA ANAK DENGAN EGO DEWASA
JANGAN LUNTURKAN DUNIA ANAK DENGAN KEKERASAN
JANGAN HITAMKAN DUNIA ANAK DENGAN KEBOHONGAN

DUNIA ANAK ADALAH WARNA DUNIA DEWASA KELAK
BILA DUNIA ANAK TERLUMURI DUNIA DEWASA YANG KELABU
BILA DUNIA ANAK TERPAPAR DUNIA DEWASA YANG KEJAM
BILA DUNIA ANAK TERNODAI DUNIA DEWASA YANG PICIK
KELAK WARNA DUNIANYA AKAN TERUS SURAM

Merah Hati

Aku belum cukup lama mengenalmu 
Bahkan masih bisa di hitung hari 
Tapi coba diam dan dengarkan aku 
Saat bibir ini mengakui 
"AKU MENCINTAIMU"
Itu benar
Bukan untuk menafikan perasaan 
Aku memang merasakannya
Entah untuk apa dan harus bagaimana
Aku sendiri  masih mencari jawabannya
Memang tak mudah dan tak kan cepat 
Untuk meyakinkan hatimu 
Untuk membuatmu percaya
Tapi bila kau lihat aku 
Dan kau temukan keseriusan di mata dan sikapku 
Itulah yang sebenarnya terjadi
Nyata dan kau harus tahu
Bila masih butuh waktu lagi 
Berapa lama kau akan biarkan semua ini
Jangan tanyakan aku dan pojokkan aku 
Dengan pertanyaan yang sebenarnya kau sendiri tlah tahu jawabanya
Hari ini saya masih mencintaimu 
Tanpa harus meyakinkan kamu 
Untuk esok aku tak bisa menjanjikan apa-apa, 
Itu urusan kamu, hatimu dan keyakinan kamu 
Terkecuali jika kamu mengenal aku dengan baik
Dan ingin aku tetap ada disampingmu
Maka yakinilah perasaanmu
Karena aku takkan mengulang lagi untuk memintamu
Kau sendiri tlah bisa menilai 
Tanpa harus ku jelaskan
Dan aku tak ingin kau memilihku karena iba
Aku ingin karena hati dan cintamu memang tertuju untukku
Karena akupun untuk saat ini memilihmu
Itupun jika kau percaya 


Aku Merindukanmu

Ku singkap tirai potret kenangan 
Ku tatap sayu untaian rindu 
Gelora jiwa meruntun hiba
Ingin aku  melihatmu malam ini
Sulaman kasih bertaut sayang 
Gersang hatiku di danau kesepian 
Senda guraumu melarik ingatan 
Beradu dimahligai impian 
Hapuskan sepiku dititian cintamu 
Agar kuntuman rinduku 
Bisa mengukir jambangan cintaku 
Untuk kupersembahkan buatmu sayang 
Kalimah syahdu ku dendangkan 
Lantaran ku titipkan 
Hembusan rindu diangin lalu 
Mengertilah dan dengarkan bisikan hatiku 
Aku merindukanmu 

Penantian ini

Diantara lembayung - lembayung senja 
Dan senjapun mulai berganti malam 
Aku disini masih berteman sepi 
Langit menjadi biru kelabu 
Tak ada setitik cahaya
Yang menerangi disini
Begitu senyap dan sepi jiwaku 
Seakan dunia tak bercahaya lagi 
Semua seakan mati 


Gersang.................


Tandus...............


Kesing ....................


Hampa...............


Aku yang haus cahaya 
Dalam jiwa ini 
Dan tak tahu lagi 
Tak tahu sampai kapan 
Cahaya itu datang kembali 
Menghampiri jiwa ini
Aku masih disini
Di penantian ini
Disudut gelap ruang hatimu 

kau Milikku

Saat kami berbaring di bawah bintang-bintang,
Kita tertanya-tanya siapa diri kita sebenarnya,
Aku ingin tahu apa yang kau lihat tentang diriku,
Adakah hanya luaran atau sesuatu dari dalam diriku. 

Usaplah jari-jemarimu pada rambutku,
Tunjukkan padaku bahawa kau benar-benar peduli,
Hari demi hari, dan selamanya,
Ketika aku dan kau tidak mempunyai ketakutan. 

Saat kau katakan kau mencintaiku,
Saat itulah aku memberikan kunci,
Untuk hati, jiwa dan fikiranku,
Aku senang untuk tahu bahwa kau milikku.

Di Do'aku Ada Namamu

Kekasihku ....
Tahukah engkau 
Betapa manis namamu 
Sejak aku di lahirkan 
Tak ada rasa manis yang melintas di lidahku 
Melebihi manisnya menyebut namamu 
Sadarkah engkau 
Betapa indah wajahmu 
Semenjak mataku dapat melihat dunia ini 
Tak pernah memandang keindahan 
Melebihi paras wajahmu 
Jemariku tak pernah berhenti 
memainkan kata memujamu 
Tak ada rentetan kata termanis
Kecuali deretan huruf namamu 
Bila hidupku terus abadi 
Nafasnya adalah dirimu 
Wewangiannya adalah kelembutan tubuhmu 
Bila jiwaku punya hati 
Jantungnya adalah dirimu 
Jika aku punya kelopak mata 
Bola matanya adalah engkau 
Apabila aku meraih bahagia
Tak sebanding dengan senyum manis bibirmu 
Duhai kekasihku 
Tahukah engkau 
Aku tak pernah dan tidak akan pernah mengkhayalkan selain dirimu 
Hidup tanpa dirimu 
Seperti badan tanpa makan dan nafas
Hidupku tak berarti tanpamu 
Bagaikan mayat yang bergelatak 
Namun..................
Apa boleh buat ?
Ternyata kita tak sejalan 
Taqdir memisahkan aku dan dirimu 
Mungkin memang benar 
Aku tak pantas memiliki perasaan 
lebih kepadamu 
Di matamu aku terlalu kecil 
Dan aku bagaikan budak 
Yang tak punya derajat lebih 
Karena aku tahu 
CInta ini tak sesempurna yang kau harapkan 
Aku selalu berdo'a 
Semoga jalanku masih tertuju dihatimu 
Di Do'aku ada namamu 

Aku

Aku adalah Aku
Kamu adalah Kamu
Dia adalah Dia

Aku dan Kamu berbeda
Kamu dan Dia juga berbeda
Aku dan Dia??
......
...."Apalagi"..

Jadi
Aku ...........
Kamu ................
Dia........................
 Jelas Berbeda

Maka
Jangan pernah samakan aku dengan siapapun
Karena AKu punya Jati Diriku sendiri

Aku dan Tulisanku

Adakah orang akan bertanya akan aku ketika aku
tak pernah menulis satu kata?
Adakah orang akan mencari namaku ketika aku
tak pernah meninggalkan kesan?
tulisanku adalah diriku, diriku mustahil adalah tulisanku
jari-jariku bekerja dengan otakku
tapi tidak dengan diriku
diriku adalah kumpulan prilaku potensi dosa
diriku adalah susunan tulang daging darah
yang mungkin telah menyerap barang haram
diriku bukan milikku, lingkunganku telah mengklaimnya
Adakah orang pernah menerima aku berbeda dengan tulisanku?
Berjayalah kalimat-kalimat yang kutulis
sebab mereka mendapat teman dan musuh yang menghormati
ingin aku memasukkan diriku ke dalam tulisanku
harap aku bisa mendapat sapaan hormat yang sama
Tulisanku adalah produksi otakku yang bersahaja
tak dapat bercengkrama dengan prilakuku yang
diproduksi oleh niatku yang subjektif
tulisanku memberi tahu tentang aku ke dunia
sementara aku tak pernah berbuat yang sama
kepada tulisanku....

Kepergianmu

Air matamu mengiris hatiku halus
kuusapkan telapak tanganku ke wajahmu yang pucat
terlihat ketakutan kehilangan akan nafasmu
nafasmu yang mengalir dalam nafasku

Kubelai rambutmu dengan kelembutan angin malam
terasa getaran menyatu diujung jari-jari
tak kuasa menahan gejolak kasih
limpahan nuansa kejora malam yang tak bertepi

Tak akan kutinggalkan hatimu yang manangis pilu
telah terpatri janji pada kedalaman nurani
akan ikut menyatu kegalauan kasih dalam derita
meski kekuatan malam hendak meragas